Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

aku serupa api yang terlepas dari neraka dan aku membakar habis diriku sendiri.

Sebuah refleksi,             Pada malam sebelum tanggal tiga Mei, tanggal menjelang hari ulang tahunku, aku berkendara keliling kota. Sendirian dan berharap melepas segala beban, meski sebenarnya tak ada yang pernah terlepas sama sekali setelah kau mengenalnya, termasuk kecemasan. Aku berharap menemukan tempat menyendiri sembari memesan dua atau tiga gelas kopi. Kopi Kebun dan Koin Coffee bagiku terlalu ramai malam ini, hingga keduanya kuskip. Aku mengunjungi kedai kopi yang lain, namun sama saja. Rasanya tak ada yang menarik, padahal aku benar-benar ingin menikmati malam ini. Ingin merenung dan mengevaluasi diri setahun terakhir diumur yang beberapa jam lagi menginjak sekian tahun. Apakah aku sudah tak muda lagi? Sebenarnya aku takut menjadi tua. Apalagi jika menua dan menjadi orang yang berbeda bagi diriku sendiri. Apakah begini rasanya hidup sebagai Rudi? Bagaimana jika aku orang lain yang menjalani hidup hari ini? Bagaimana dengan rudi-rudi yang lain di belahan dunia yang berbeda

Postingan Terbaru

Hari Sabtu Lebih Panjang Dari Hari Minggu (?)

Et si?

un morceau

Melupakanmu Dengan Begitu Tenang